Kamis, 07 Juni 2018

Kurangi Pengangguran, Dewan Minta Kontraktor Berdayakan Tenaga Lokal

Anggota Komisi II DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah

SeputarLombok.com | Lombok Barat - Anggota Komisi II DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah menyoroti tingginya angka pengangguran di Lombok Barat. Betapa tidak, angka pengangguran mencapai di atas 10 ribu penduduk.
Padahal, kata Nurhidayah, saat ini geliat pariwisata di Lombok Barat begitu tinggi yang seharusnya bisa memberi andil bagi penekanan angka pengangguran dan kemiskinan di Gumi Tripat itu.
Menurutnya, kondisi ini disebabkan karena kemampuan dan banyaknya investor tidak  berbanding lurus dengan  penyerapan tenaga kerja yang ada di Lombok Barat.
Dicontohkan, saat ini perusahaan Elpiji  Pelindo, Hotel dan restauran yang ada di Lobar  hanya segelintir masyarakat Lobar yang mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut.
"Coba lihat berapa penduduk lokal yang bekerja di  perusahaan itu," tegasnya.
Oleh karena itu, menurutnya harus ada kebijakan bagi kontraktor yang memperoleh proyek di Lobar, baik proyek dari Pemda, proyek swasta maupun proyek dari pusat yang lokasinya di Lobar  harus menggunakan tenaga lokal.
“Kontraktor yang memiliki proyek di Lobar seharusnya menggunakan tenaga lokal,” sambung politisi Gerindra ini.
Cara seperti ini, lanjut dia, akan bisa mengurangi jumlah pengangguran di Lombok Barat. Sebab bisa dikalkukasi dalam satu tahun anggaran nilai proyek yang dilaksanakan oleh Pemda Lobar mencapai miliaran.
“Belum lagi proyek yang berasal dari swasta dan yang lainnya,” sambung dia.
Dia mendesak Pemda agar mulai saat ini harus memakai sistem kuota lokal untuk penerimaan pegawai kontrak dan honor yang ada di pemda.
"Selama ini banyak ditemukan kalau tenaga honorer banyak yang dari luar Lobar, ini harus diubah agar masyarakat kita yang dapat diprioritaskan untuk dapat pekerjaan di sini, bukan orang luar," katanya.(rd)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.