Header Ads

ads header

Komisi I Dukung Kebijakan Pemkab Lobar


Seputarlombok.com | Lombok Barat -Mengawal segala kebijakan dari pemerintahan kabupaten daerah (Pemkab) sudah menjadi suatu keharusan dilakukan kalangan DPRD. Seperti yang dilakukan Komisi I DPRD Lobar yang membidangi aset dan pemerintahan. 

Salah satunya pihak Komisi I mengawal proses pelelangan aset  barang milik daerah berupa kendaraan dinas (Randis). Komisi I menekankan agar lelang aset ini dilakukan secara terbuka agar semua masyakarat bisa mengakses.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab pihaknya mengingakan jangan sampai lelang aset ini diperuntukkan bagi kalangan tertentu saja. 
Wakil ketua komisi I DPRD Lobar, HL Muhammad Ismail mengaku sejauh ini langkah pelelangan aset yang dilakukan Pemkab Lobar dianggap sudah tepat. Sebab hal ini dapat menekan pengeluaran biaya pemeliharaan kendaraan yang membenahi APBD.

“Pelelangan aset dilakukannya terbuka agar bisa diakses oleh masyarakat luas, jangan sampai Randis yang dilelang hanya bisa diakses segelintir oknum pejabat saja,” ungkap pria yang akrab disapa Mik Muhammad ini. 

Menurutnya pada tahun ini, Pemkab Lobar mengajukan ratusan Randis untuk dilelang. Dimana Randis yang dilelang ini merupakan Randis yang sudah tak layak pakai lagi, sehingga langkah lelang menjadi solusinya. Terlebih lagi diakui politisi PDIP ini, pelelangan randis dapat dilakukan setiap lima tahun sekali sesuai aturan.

“Pelelangan ini untuk menekan biaya perawatan randis yang menghabiskan anggaran besar tiap tahun. Tiap tahun anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 10 miliar untuk pemeliharaan. Kami dukung Pelelangan Aset ini untuk menekan pemborosan anggaran Daerah,” tegasnya.

Sementara itu pihak Pemkab Lobar sendiri mengakui untuk prosedur pelelangan memang dilakukan secara terbuka. Pelelangan sendiri dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). 

“Itu kan memang dilakukan terbuka, pelelangan dilakukan di KPKNL bukan di Pemda,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar HM Taufiq beberapa waktu lalu.

Sebelumnya pihak BPKAD Lobar, mengusulkan sekitar 259 unit kendaraan dinas yang sudah tak layak pakai untuk dilelang pda tahun ini. Terdiri dari roda dua sebanyak 219 unit dan roda empat sebanyak 40 unit.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.