Rabu, 06 Juni 2018

DPD RI NTB Sebut Penerapan Pancasila Tekan Radikalisme


Seputarlombok.com | Lombok Tengah- Seakan tidak ada lelahnya anggota DPD RI dapil NTB TGH. Lalu suhaimi  Ismy terus menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. 

Kali ini kegiatan acara Sosialisasi dan Silaturahmi  tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan bineka Tunggal Ika  ini digelar di Lendang Ape kelurahan Renteng Praya Lombok Tengah bersama dengan yayasan  khusnul Khotimah (5/6).

Kegiatan tersebut   di hadiri oleh semua unsur masyarakat di Kelurahan Renteng, Praya, tokoh agama, masyarakat, pemuda dan tokoh adat setempat.

Tgh. Lalu Suhaimi Ismy dalam acara sosialisasi itu  menegaskan bahwa   kita harus tetap meneguhkan dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga Pancasila Haruslah menjadi cara dalam bermasyarakat sehingga kita dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa harus melepaskan nilai luhur bangsa kita.

" penanaman nilai- nilai pancasila kepada semua unsur masyarakat harus di aflikasikan dalam setiap kehidupan bermasyarakat" ucapnya 
Lalu suhaimy juga menjelaskan  bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah sebelumnya tidak semua buruk, tetap ada sisi positif dan negatifnya, yang negatif harus  tinggalkan dan yang positif harus  pertahankan atau kita adakan. Misalnya, saat orde baru ada program P4 untuk memasukkan nilai- nilai  Pancasila dalam segala segi maka patut kita tiru dan perbaharui pola penerapannya, sesuaikan dengan perkembangan zaman.

" sekiranya apa yang berhasil dahulu pada program p4 yang mampu memberikan pemahaman pancasila secara utuh maka saat ini harus juga di terapkan kembali" tegas suhaimy

Lebih jauh mantan Kakanwil Kemenag NTB   ini, menegaskan muara yang di harapkan pada penanaman nilai- nilai pancasila UUD 1945, adalah bagaimana menciptakan kondusifitas, kedamaian dan sama- sama saling menghormati antar umat beragama yang saat ini tengah, menipis akibat isu rasikalisme.

"Mari juga menjelang pilkada ini harus Tetaplah kita menjaga persatuan dan kesatuan , jangan sampai berbeda pilihan menyebabkan hubungan silaturahmi  renggang dengan sanak saudara  kita yang berbeda pilihan." ungkap Suhaimy

Selain itu juga pada sosialisasi itu, suhaimy Ismi mengajak supaya tidak gampang percaya dengan isu dan informasi Hoax  yang mampu memecah belah,  karena hal ini merupakan pekerjaan orang yang menginginkan perpecahan antar umat beragama serta  bangsa dan negara. (zxy)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.