Header Ads

ads header

Banggar DPRD Lobar : Rencana Penyertaan Modal Tambang Sekotong Harus Dijelaskan Detail Eksekutif


Seputarlombok.com | Lombok Barat -Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lombok Barat (Lobar) meminta penyertaan modal ke investor yang mengelola tambang Sekotong PT Ancora diperjelas menyusul adanya kesepakatan PT Indotan Lombok Barat Bangkit yang telah diakuisisi PT Ancora. Penyertaan modal dari Pemda ini perlu diperjelas, lantaran sejauh ini belum jelas bentuknya, apakah berupa anggaran ataukah berupa aset.

“Kami minta rencana penyertaan modal 10 persen Pemda ke investor tambang Sekotong itu diklarifikasi  apakah dalam bentuk uang atau tanah? Ini harus jelas, sebab di buku APBD Pemda belum pernah memberikan penyertaan modal. Jangan sampai ini jadi gratifikasi, karena tidak ada payung hukumnya,” tegas anggota Banggar DPRD Lobar H. Ahmad Zaenuri belum lama ini.

Selama ini, ungkapnya, pemda belum pernah menyertakan modal, karena belum ada payung hukum. Jangan sampai, pemda dan Dewan senang mendapatkan pembagian saham, namun akan jadi persoalan nantinya. Atas dasar itu, Banggar DPRD Lobar sejak zaman Bupati Dr. H. Zaini Arony, MPd., banggar tidak pernah memasukkan ke aset saham 10 persen, sebab belum masuk APBD.

Kalau Pemda belum menyerahkan penyertaan modal, sebaiknya dinihilkan saja penyertaan modal. Jika Pengerjaan modal dalam bentuk aset, maka Pemda bisa membebaskan lahan ataukah Pemda membangunkan akses jalan. Namun hal ini belum dibahas oleh Pemda dengan Dewan. “Nanti ini tergantung dari pihak investor apakah lahan atau dana, kalau dana fleksibel,’’ jelasnya.

Jika dalam bentuk dana, kalau nilai saham Rp100 miliar jika ingin menguasai 10 persen, maka Pemda harus membeli Rp10 miliar. Apakah dibeli menggunakan uang atau dalam bentuk lahan, semuanya tergantung kesepakatan. ‘’Perlu pembahasan hal ini dengan DPRD. Hal ini nanti diatur dalam Perda Penyertaan Modal tahun 2015,’’ ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid sudah meminta kepada pihak pemerintah pusat, agar nantinya tambang rakyat yang ada di Lobar dapat diterapkan seperti tambang yang ada di Antam Bogor.”Tambangnya itu bentuknya seperti kayak Bogor,” ujarnya.

Menurutnya selain akan mengutamakan masyarakat setempat, penggalian pun hanya akan dipusatkan pada satu titik saja. Hingga nantinya unsur emas tersebut sudah tidak ditemukan dan dibuka penggalian pada titik lainnya.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.