Senin, 07 Mei 2018

TGB Sampaikan Dua Hal Ini Kepada Mendikbud

Gubernur NTB TGH. Zainul Majdi  saat memberikan sambutan didepan Mendikbud dan para tamu undangan yang hadir dalam puncak Hardiknas di Lombok Barat.

seputarlombok.com | Mataram - Gubernur NTB TGH.M Zainul Majdi menyampaikan dua hal Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) H.Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan pada pembukaan puncak Hardiknas dan Pembukaan LKS Tingkat Nasional di Lombok City Center. Gerimax Narmada (7/5).

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ini menyampaikan dua hal yang penting kepada Mendikbud. Dua hal tersebut  yakni Anak muda bangsa Indonesia banyak mempertanyakan tentang revolusi industri gelombang  empat.

"Dari sekian tempat saya banyak memberikan kuliah umum  pertanyaannya dari anak muda banyak yang bertanya tentang  revolusi industri," kata TGB.

Banyaknya pertanyaan tentang revolusi industri ini, kata Majdi menunjukkan ada rasa khawatir  dan kerisauan dalam diri para pemuda bangsa Indonesia dari keberadaan revolusi industri gelombang empat ini.

" Anak mudah mulai khawatir dan  risau dari keberadaan revolusi  industri," ujarnya.

TGB menyimpulkan, dari beberapa  temuan dilapangan dapat ia tangkap kalau anak muda mulai risau menghadapi sesuatu yang baru." Kalau kekhawatiran lebih mendominasi  dalam diri seseorang, saya rasa itu tidak baik," ujarnya.

Untuk menghilangkan rasa risau dalam diri anak muda, TGB mengajak mereka membangun optimisme." Masukan saya kepada Menteri alangkah bagusnya menumbuhkan bagian yang menumbuhkan optimisme agar dikedepankan dalam metode pendidikan di Indonesia," imbuhnya.

Kalau anak tidak memiliki rasa optimis, tentunya mereka tidak akan percaya diri untuk bisa bersaing dalam menghadapi revolusi industri." Anak- harus ditumbuhkan optimis dalam diri mereka, dengan kepercayaan diri insha Allah akan bisa bersaing," ungkapnya.

Hal kedua yang dikatakan TGB kepada menteri yakni agate akses pendidikan semakin diperluas diseluruh Indonesia. Karena saat ini masih banyak daerah yang belum mendapatkan akses pendidikan secara merata, terutama pendidikan yang murah dan berkeadilan " Kemudahan Akses pendidikan  tetap diperluas dengan kualitas pendidikan  yang baik dan murah," ungkapnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam pembukaan puncak Hardiknas 2018 di Lombok City Center, Senin (7/5). Acara bertema “Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan untuk mengembangkan insan berkompeten dan wirausaha muda” inikata Muhadjir, sebagai bentuk peningkatan kreatifitas dan kompetensi peserta didik di Indonesia dalam menghadapi masa depan.

“Manusia itu hakikatnya memiliki keunggulan dengan teknologi apa pun. Karena manusia memiliki kemampuan dan kreativitas. Itulah anugerah Tuhan,karena manusia diberikan sebagian sifat yang dimiliki Tuhan, Sang Maha Kreatif,” ungkap Menteri Muhadjir.

Hardiknas 2018 ini, menjadi momentum untuk menyiapkan generasi yang memiliki kreativitas dan inovasi agar mereka siap untuk bersaing di revolusi industri gelombang empat.

Dengan  bidang vokasi dan kompetensi menjadi fokus pendidikan Indonesia saat ini.Hal ini sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo dalam peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia." Kemampuan kreatif itu tidak akan usang tapi mampu beradaptasi dalam kondisi apa pun. Kreativitas itu mengandaikan sesuatu yang baru, itu lah yang kita tekankan dalam pendidikan” papar Muhadjir.(Dz)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.