Senin, 28 Mei 2018

Hebat, Loteng Kembali Dapat WTP

SeputarLombok.com | Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tahun ini kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan tahun anggaran 2017 Kabupaten Lombok Tengah itu diserahkan langsung Kepala BPK RI perwakilan NTB, Wahyu Priono kepada pelaksana tugas Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Ketua DPRD Lombok Tengah, H Achmad Fuaddi di Kantor BPK-RI perwakilan NTB di Mataram, Senin (28/5) sore.

Prestasi opini WTP diberikan lantaran daerah Tastura ini dianggap mampu melakukan pengelolaan anggaran, pendataan aset daerah dan beberapa indikator keberhasilan lainnya sejak kepemimpinan HM Suhaili Fadil Tohir.

Menurut catatan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menerima predikat WTP enam kali berturut-turut sejak tahun 2013, 2014, 2015, 2016, dan tahun 2017 lalu, atau sejak kepemimpinan HM Suhaili FT bersama H. Lalu Normal Suzana dan pada perode kedua ini berpasangan dengan Lalu Pathul Bahri.

Kepala BPK RI perwakilan NTB, Wahyu Priono saat menyerahkan opini WTP kepada Plt Bupati Lombok Tengah dan disaksikan Ketua DPRD Lombok Tengah dan Sekertaris Daerah (Sekda) NTB.

Pelaksana tugas Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri yang dikonfirmasi wartawan terkait perolehan opini WTP keenam kali ini menjelaskan, apa yang didapatkan ini akan dijadikan sebagai acuan untuk bisa lebih baik lagi dalam mengelola keuangan yang diamanatkan oleh seluruh masyarakat di daerah ini.

“Alhamdulilah tahun ini kita mendapatkan predikat WTP lagi dari BPK RI atas laporan keuangan untuk tahun anggaran 2017,” kata Lalu Pathul Bahri ditemui diruang kerjanya.

Predikat WTP yang diraih ini, kata Pathul Bahri, merupakan hasil kerjasama semua pihak dan dukungan seluruh masyarakat Lombok Tengah, sehingga predikat ini bisa dipertahankan sejak enam tahun lalu.

Pathul mengatakan, dengan adanya penghargaan itu pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri sehingga lalai dalam melaksanakan tugas. Namun harus dijadikan sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik lagi terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan pembangunan di Lombok Tengah.

“Mempertahankan itu lebih sulit, karena jangan sampai apa yang kita dapatkan saat ini malah menjadikan kita malas untuk melayani masyarakat. Mari kita semua ikhtiar bersama mewujudkan Lombok Tengah Beriman, Sejahtera, dan Bermutu,” jelasnya.

Pathul Bahri menyebutkan, pihaknya selalu mengedepankan keterbukaan kepada semua elemen. Sehingga berbagai hal yang ada saat ini bisa berjalan dengan baik karena memang kontrol yang kuat dilakukan juga oleh masyarakat.

“Kita sama-sama berjuang dan berikhtiar agar pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan lagi. Ini pertanda bahwa pengelolaan keuangan dan anggaran yang kita lakukan sudah dianggap benar oleh BPK, sehingga diberikan penghargaan berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Lalu Pathul Bahri. (fiq)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.