Kamis, 31 Mei 2018

Dimediasi Kompolnas, Warga Ngotot Tolak Pentolan Ahmadiyah Pulang Kampung


SeputarLombok.com|Lombok Timur - Meski dimediasi langsung oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), tetapi warga Lotim bersikukuh menolak kembalinya pentolan Ahmadiyah ke kampung mereka. 

Hal itu ditegaskan Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman di sela-sela kedatangan pihak Kompolnas ke Lotim, Rabu (30/5).

"Dari aspirasi warga yang dapat serap, warga sudah tanda kutip harga mati tidak lagi mau menerima orang orang pentolan-pentolan Ahmadiyah, tapi masih ada juga yang masih bisa disortir bisa kembali ke masyarakat," papar Kapolres.

Kedatangan pihak Kompolnas sendiri untuk meninjau warga Ahmadiyah yang berada di pengungsian sementara yang berlokasi di Loka Latihan Kerja di Selong Lombok Timur. 

Kedatangan anggota Kompolnas ini untuk mengecek pengamanan yang di lakukan oleh aparat kepolisian dalam menangani konflik terutama persoalan warga Ahmadiyah. Kedatangan Kompolnas di terima oleh Muspida Kabupaten Lotim dan Forkopimda. 

Di tempat pengungsian, anggota Kompolnas melakukan dialog dengan warga Ahmadiyah dan menyerap aspirasi. 

Lebih jauh Eka menjelaskan, pihak kepolisian dan aparat pemerintah masih melakukan proses untuk pengembalian warga Ahmadiyah tersebut. Walaupun, seperti penyampaiannya warga, pentolan yang di duga menyebarkan aliran ini tidak di perbolehkan kembali ke rumahnya, terlebih hal itu dikawatirkan akan menjadi pemicu terjadinya konflik kembali.

Adapun sejumlah pentolan yang tidak di izinkan menetap di Dusun Grepek berinisial U dan N yang di duga menyebarkan paham Ahmadiyah bertahun tahun.

"Untuk pengamanan rumah warga, kami dari kepolisian bersama dengan Kodim Selong dan Sat Pol PP masih melakukan penjagaan. Selain melakukan pengamanan juga membagi logistik bagi para pengungsi yang masih berada di balai latihan kerja Selong," sambungnya.

Hal senada disampaikan Dandim Selong 1615, Letkol Letkol Inf Agus Setiandar yang mengatakan bahwa sampai saat ini lokasi di perumahan warga Ahmadiyah yang di rusak sudah terkendali. 

Pengamanan di lokasi tersebut tetap dilakukan bersama Polres Lombok Timur dan Kodim Selong menerjunkan satu regu untuk membantu pengamanan di lokasi warga Ahmadiyah.

"Sampai saat ini kondisi masih stabil dan terkendali, kami tetap memantau perkembangan di lokasi pengungsian maupun perumahan milik warga Ahmadiyah," pungkasnya. (rd)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.