View AllLombok Barat NTB

Latest News

Sabtu, 04 Desember 2021

Lombok FC Ungguli Selaparang Raya 4-1

 


Mataram - Pertandingan lanjutan Liga 3 Asprov PSSI NTB mempertemukan Lombok FC dengan PS Selaparang Raya. Lombok FC ungguli Selaparang Raya dengan skor 4-1.


Jalannya babak pertama kedua tim berupaya mengambil inisiatif serangan. Hingga pertengahan babak pertama, serangan kedua tim kandas oleh para pemain bertahan masing-masing tim.


Pelanggaran pemain Lombok FC di menit 34 menghasilkan tendangan bebas bagi PS Selaparang Raya. Lalu Abdul Ghani yang mengambil tendangan bebas langsung mengarahkan bola ke kiper Khaerul.


Tendangan Lalu Abdul Ghani gagal ditangkap Kahirul dengan sempurna. Bola yang terlepas disapu  oleh Naufal, skor 1-0 untuk keunggulan PS Selaparang Raya.


Gol ini membuat pemain Lombok FC tersengat. Anak-anak asuh S. Margono langsung menyerang total, namun sampai babak pertama usai, PS Selaparang Raya masih unggul 1-0.


Memasuki babak kedua, striker andalan Lombok FC, Paulus Issac Ona masuk ke lapangan. Daya gedor Lombok FC semakin kencang.


Pemain Lombok FC Lodrico mengirim tendangan jarak jauh. Bola lepas dari tangkapan kiper. Paul tanpa ampun menceploskan bola.


Skor 1-1 di menit 53. Dominasi pemain-pemain Lombok FC semakin tinggi. Serangan sayap dari Agus maupun Edwin silih berganti mengirim umpan silang ke tengah lapangan.


Menit 62 pemain Lombok FC Vijay mengirim umpan silang. Bola sundulan Agus yang membentur tiang disapu oleh Rudi. Skor 2-1 untuk keunggulan Lombok FC.


Tiga menit kemudian, lagi-lagi melalui umpan silang pemain Lombok FC, Nanda Juanda menggandakan skor. Sundulannya gagal ditahan oleh kiper PS Selaparang Raya.


Unggul 3-1 tak membuat serangan Lombok FC mengendorkan tekanannya. PS Selaparang Raya yang berupaya memperkecil kedudukan justru kembali kebobolan.

 

Di menit 75 memanfaatkan serangan balik Paul mengirim umpan kepada Edwin. Pemain nomor punggung 89 itu memainkan skill. 


Setelah melewati dua pemain belakang, ia menendang keras ke kiper. Bola terlepas dan mengarah ke Rudi, dan gol kembali tercipta. 


Kemenangan Lombok FC ini membuat posisi di klasemen naik satu tingkat, menggeser posisi Perslotim di posisi ketiga yang sehari sebelumnya bermain imbang.


Dari Istanbul, Turki, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, melalui sambungan telephone menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim pelatih juga para pemain LFC yang terus ngotot berjuang dengan penuh semangat untuk membalikkan keadaan.


"Sesuai arahan Presiden LFC, para pelatih dan pemain telah memperlihatkan kwalitas permainannya yang semakin matang. Dan diucapkan selamat, serta terima kasih kepada tim pelatih dan para pemain LFC atas kemenangannya.

Pertahankan, dan tingkatkan terus performa tim, pertandingan belum selesai," tutup Rannya melalui sambungan telpnya.


Sementara itu usai pertandingan pelatih LFC , S Margono mengatakan skuad tim LFC dibabak pertama banyak mendapat peluang goal tapi tembakannya  beberapa membentur mistar gawang. 


"Tercatat ada 4 kali peluang,  tapi masih belum beruntung  membuahkan gol," imbuhnya. 


S Margono mengakui setelah kebobolan satu goal lewat tendakan bebas , mental pemain LFC langsung drops. 


"Anak-anak mental mainnya masih labil, belum stabil," ujarnya. 


Kemudian saat turun main, kata Margono , tim pelatih LFC lainnya Gerard Pangkali dan Nanang hidayat memberikan motivasi dan spirit untuk bermain tenang dan tidak mudah down. 


"Hasilnya LFC unggul 4 - 1 berkat kerjasama timwork yang mulai rapi," tambah Gerard Pangkali. 


Tim Pelatih LFC yakni S Margono, Gerard Pangkali dan Nanang Hidayat berharap untuk bertandingan liga kedepan masalah jadwal pertandingan perlu diperhatikan agar para pemain mendapat istirahat yang cukup. 


"Dengan jadwal pertandingan yang tiada jeda yang cukup , sulit memulihkan kondisi stamina pemain yang fit dan bugar," tukas S Margono sembari menambahkan idealnya waktu istirahat pertandingan setiap tiga atau 4 hari.(red) 

Jumat, 03 Desember 2021

Diduga Embat Dana Desa, Kades Peteluan Indah Dilaporkan Masyarakat


LOMBOK BARAT, NTB - Forum Masyarakat Peduli Desa Peteluan Indah melaporkan oknum kepala desa di Lingsar Lombok Barat atas dugaan korupsi Dana Desa yang nilainya mencapai 300 juta rupiah. 


Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan diri dari Forum Masyarakat Peduli Desa Peteluan Indah mendatangi kantor Bupati Lombok Barat, Inspektorat Lombok Barat, BPMD Lombok Barat dan Kantor Camat Lingsar. Mereka melaporkan oknum Kades setempat dengan dugaan korupsi Dana Desa 


Ketua Forum Masyarakat Peduli Desa Peteluan Indah, Ruslan Saleh kepada wartawan mengatakan, dugaan korupsi oleh oknum Kades tersebut berdasarkan pelaporan fiktip penggunaan Dana Desa, yaitu pada proyek jalan pertanian, tempat zikiran di kuburan, dan katering rumah makan. 


"Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi dana desa, ini sangat merugikan rakyat," katanya kepada wartawan, Jumat, (3/12/2021). 


Terpisah, Inspektur Inspektorat Lombok Barat, Hademan, membenarkan adanya laporan dugaan korupsi Dana Desa di Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Namun dirinya belum bersedia memberikan statment secara resmi terkait persoalan tersebut dengan alasan harus menunggu hasil pemeriksaan tim yang akan ditunjuk untuk melakukan audit lapangan. 


Tak hanya dugaan korupsi Dana Desa, Forum Masyarakat Peduli Desa Peteluan Indah juga akan melaporkan oknum Kades atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan pengancaman terhadap warga dan stafnya ke Mapolresta Mataram. 


Sementara itu, Kades Peteluan Indah yang di konfirmasi terkait pelaporan Forum Masyarakat Peduli Desa Peteluan Indah hingga berita ini diterbitkan tidak mau memberikan klarifikasi.

Prioritaskan Kaum Duafa dan Lansia, Polsek Lembar Berbagi Disela-sela Patroli


LOMBOK BARAT,  NTB - Jajaran Polsek lembar, Polres Lombok Barat Polda NTB, melakukan pendekatan secara humanis dalam kegiatan Patroli imbangan non Yustisi mobile.


Pendekatan humanis, melalui Polsek Lembar berbagi disela-sela kegiatan patroli, dalam melakukan pengawasan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), di Wilayahnya, Jumat (3/12/2021). 


Dalam kegiatan kali ini, dipimpin oleh Kapolsek Lembar Ipda I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom, di Dsn Padak desa lembar selatan.


"Membangun tali silahturahmi dan rasa kekeluargaan antara Polisi dengan warga masyarakat, untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19," ungkapnya.


Menurutnya, ini juga sebagai wujud syukur dan keikhlasan jajarannya, melalui kegiatan POLSEK LEMBAR BERBAGI ini.


"Bantuan yang disalurkan tidak seberapa, namun diharapkan dapat bermanfaat kepada Masyarakat, setidaknya meringankan beban ekonomi akibat dampak pandemi covid-19," ujarnya.


Adapun bantuan yang salurkan, membagikan beras kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, yang diprioritaskan kaum duafa dan lansia.


"Dalam rangkaian kegiatan ini, tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat agar selalu mengikuti Protokol Kesehatan, yang diharapkan tumbuh dari kesadaran Masyarakat itu sendiri," harapnya.


Selain itu, jajarannya juga mengajak masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk melaksanakan vaksinasi covid-19.


"Terkait situasi masih terpantau landai, bila ditemukan warga yang masih mengabaikan prokes, maka diberikan himbauan dan teguran secara humanis, untuk membiasakan menerapkan prokes," tandasnya.

Mobil Dinas BRI Kediri Diparkir Di Badan Jalan "Pemicu Kemacetan dan Laka Lantas"


LOMBOK BARAT, NTB - Akibat  Mobil  Dinas BRI Kediri yang Parkir sembarangan di Badan Jalan, menjadi pemicu penyebab   terjadinya kemacetan dan Laka Lantas di Jl. Tgh. Ibrahim Al -Khlaidi Kediri Lobar (3-12-2021)


Kronologis terjadinya Laka Lantas antara  Adrian Maulana dari Dusun Karang Bedil Utara Desa Kediri dengan  Burhanudin asal Ombe Baru, Yakni saat itu  Adrian tidak bisa menghindari Lakalantas karena mobil DR. 1020 BM milik  Bank BRI Kediri  parkir di badan jalan sehingga menghalangi setiap kendaraan yang lalu lalang melaju di jalur itu


Faridul Atras saksi mata dan Tokoh Muda Desa Kediri, Menyayangkan pihak BRI yang  parkir mobilnya di badan jalan sehingga mengakibatkan terganggunya  pengguna jalan dan terjadinya Laka Lantas tersebut serta tidak ada tanggung jawab moral dan tidak ada itikad baik untuk memberikan santunan terhadap korban (pengendara sepeda motor). 


"Seharusnya selaku pihak yang memegang mobil Dinas BUMN mengalah terhadap rakyat kecil bukan malah tidak mau tahu dan mengajak  berdebat". Terangnya


Sementara itu, Korwil Institut Transparasi Kebijakan (ITK) NTB Ach. Sahib mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Oknum Pegawai Bank BRI  Kediri dengan memarkir kendaraan Dinasnya di Badan Jalan itu  adalah salah, sudah melanggar aturan dan tidak patut untuk dicontoh.


Seharusnya jika memang itu yang terjadi BRI harus berkordinasi dengan Dinas Terkait seperti Dinas Perhubungan  dan Polantas Lobar dengan  memasang rambu rambu Lalu Lintas, namun hal itu sama sekali tidak dilakukan " semaunya gue" beber Sohib.


Ach. Sohib juga menuturkan bahwa  yang paling parah lagi ketika BRI Kediri menyalurkan bantuan Pemerintah kepada warga,  Ia tidak menyediakan lahan parkir yang cukup. Sehingga warga memarkir kendaraannya di sebarang tempat di bahu badan jalan kiri-kanan dan tanpa pengaturan dari petugas Bank BRI atau pihak terkait dan hal itu yang kerap mengakibatkan sering terjadinya kemacetan dan Laka lantas di lokasi tersebut.


Seharusnya Bank BRI Kediri memberikan pelayanan yang ter baik kepada Nasabahnya, Dan Juga seharusnya BRI Kediri Berkordinasi dengan LLAJR dan Polantas Lobar jika memang mau menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir untuk Nasabahnya, sehingga bisa memasangkan rambu rambu Lalulintas di lokasi tersebut dan ada Petugas yang mengaturnya. Tetapi hal itu sama sekali tidak dilakukan, BRI Kediri hanya memikirkan untuk mencari keuntungan sebanyak banyaknya saja, tidak memikirkan nasib tetangga dan nasabahnya. Ujar Sohib


"Kami selaku tetangga merasa terganggu dengan keberadaan Nasabah atau Pegawai BRI yang parkir kendaraannya di sembarang dan badan jalan.  Apa sih kontribusi BRI Kediri selama ini kepada tetangga sekitarnya?? Tidak ada. Justru menimbulkan kemacetan dan masalah bahkan Lakalantas. Keluh Sohib


Fathurrahman Lordt Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat  NTB Corruption Watch ( LSM NCW)  dalam  menanggapi adanya aduan dan keluhan warga masyarakat akan hal itu mengatakan segera akan melakukan  hering ke Dinas Perhubungan Lobar  dengan meminta dihadirkan BRI Kediri dan Para Pihak Terkait untuk mempertegas hal itu. Sebab warga masyarakat selaku pengguna jalan sudah sangat terganggu dan dirugikan akibat ulah dari BRI Kediri.  Bila perlu kita Minta agar BRI Kediri segera Pindah Lokasi dan mencari Lokasi lain ke tempat yang lebih luas dan aman.

Dan Jika BRI Kediri tidak menanggapinya ya...kita turun aksi dengan membawa massa yang banyak. Ancam Lordt.


Kepala Dinas Perhubungan  Lombok Barat H. Najib yang dikompirmasi awak media  menegaskan, Terkait BANK BRI Kediri ada area parkir dihalaman samping. Dan seharusnya parkir didalam tidak di badan jalan.


Lanjut kata Kadishub. untuk sementara Kediri kedepan kita akan memaksimalkan penertibannya setelah Kediri sudah menjadi dua jalur. Dan kedepannya di jalan itu akan  pasangkan rambu rambu larangan. Ujar H. Najib. 


Sementara itu Pimpinan Bank BRI Kediri hingga berita ini dimuat belum bisa dikonfirmasi awak media

Polsek Janapria Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi


LOMBOK TENGAH, NTB - Patroli monitoring kegiatan vaksinasi oleh Polsek Janapria pada hari Jumat tanggal 03 Desember 2021 pukul 10.30 wita, di Dusun Peresak Jenggang Desa Janapria, Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah.


Pelaksana ‎IPTU H. Muhdar selaku Kapolsek Janapria, IPTU  I Gusti Ngurah Pariartha selaku Kanit Samapta Sektor Janapria, AIPDA I Wayan Murdika,SH selaku Kanit Provos dan AIPDA Zulkifli BRIPKA Irwan Akbar selaku Bhabinkamtibmas Desa Janapria.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Janapria IPTU H. Muhdar menyampaikan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kanit Sahbara  dan anggota melaksanakan Monitoring kegiatan vaksinasi di Dusun Peresak Jenggang Desa Janapria Kabupaten Lombok Tengah sekaligus memberikan himbuan kepada warga masyarakat agar melaksanakan Vaksinasi di tempat tempat yang sudah di tentukan dan tetap mematuhi prokes covid 19.


"Covid 19 belum berakhir dan masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga dan menerapkan Protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari, dan selalu tetap waspada" ungkap Kapolsek.


Dalam kegiatan monitoring vaksinasi tersebut, kapolsek juga menyempatkan diri tegur sapa dengan Masyarakat yang ada sebagai upaya pendekatan diri terhadap masyarakat. 


"Kami juga bagian dari masyarakat yang bertugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan Masyarakat"


Sekecil apapun permasalahan yang terjadi pada masyarakat, sebagai  polisi harus monitor untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, tutup Kapolsek.